DAFTAR BIMBINGAN SKRIPSI SEJAK TAHUN …. (dalam proses pendataan ulang):

  1. JOHANDA KARIHADI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1994 [Fungsi dan peranan Situs Kodedek pada masyarakat pendukung budaya megalitik Bondowoso].
  2. NURUL LAILI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1996 [Pola sebaran situs-situs perbengkelan beliung persegi dan gelang batu di Kabupaten Purbalingga].
  3. SLAMET PRIHADI SUDARSONO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1995 [Pola sebaran situs-situs megalitik di Bondowoso: Kajian spasial skala makro].
  4. ANDRY PRIYATNA, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1996 [Kompleks megalitik Sumbermalang Situbondo: Kajian atas fungsi dan kaitannya dengan kompleks megalitik Bondowoso].
  5. ERI BUDIARTO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1996 [Gua Bulu Sumi dan Gua Sumpang Bita di Desa Balocci Baru Kabupaten Pangkep: Studi arkeologi ruang skala meso]
  6. AGASTHA TRI SASONGKO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Hipotesis bentuk budaya dan keterkaitan antar kawasan kala plestosen akhir hingga holosen awal di wilayah timur Pulau Jawa: Kajian sinkronik dan diakronik].
  7. AGUSTINUS SOEHARDJONO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Situs Gua Perawan: Tinjauan tipe dan kronologi situs].
  8. MARSONO BUDI RAHARDJO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Bilik batu di Bondowoso Ditinjau dari variasi bentuk dan  pola persebarannya].
  9. INTA SALINA BT IDRUS, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Keterkaitan tata letak kubur dan lokasi hunian pada masyarakat megalitik Sumba Timur: Studi etnoarkeologi].
  10. WAHJU WIBOWO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Keterkaitan budaya megalitik dan lingkungannya di Hulu Bahau, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur: Studi etnoarkeologi].
  11. AGUS SUKRISTIONO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Teknik penangkapan ikan di daerah muara sungai Grindulu, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur: Studi etnoarkeologi atas aspek teknik, sosial, dan ekonomi].
  12. ADI PRASETIJO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1997 [Pola pemukiman masyarakat Lamonae, Kecamatan Asera, Kabupaten Kendari: Studi etnoarkeologi].
  13. RAHMAT FAJRI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Situs Gua Longop: Kajian tafonomi sebuah gua hunian].
  14. YULI INDRAYANA, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Identifikasi alat batu situs Song Keplek, Punung, Pacitan, Jawa Timur].
  15. LALE PURWANINGSIH, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Pengaruh sistem penggembalaan ternak terhadap pola pemukiman di Lombok Selatan: Studi etnoarkeologi].
  16. ANDJARWATI SRI SAJEKTI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Aspek teknoekonomi pada kemunculan alat-alat besi di kawasan Gunungkidul].
  17. WAHYU KRISTANTO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Pelayaran masa Indonesia klasik: Kajian analogis berdasarkan eksperimen pelayaran tradisional].
  18. AGUNG WIRATNO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Perbedaan bentuk budaya masyarakat penghuni gua-gua prasejarah di  Jawa Timur dan Sulawesi Selatan].
  19. ARIA SUMIRAT, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Kubur tempayan sebagai salah satu unsur tradisi megalitik: Tinjauan berdasarkan aspek konseptual].
  20. MAYUR SIRAIT, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1998 [Unsur totemisme dalam sistem kepercayaan Batak Toba di Tapanuli: Studi etnoarkeologi].
  21. ASIH PURWATI, Arkeologi FIB UGM, Lulus …. [Persebaran penji di Sumba Timur: Tinjuan berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi].
  22. INTAN TARA S, Arkeologi FIB UGM
  23. MIFTAHUDDIN LATIEF, Arkeologi FIB UGM
  24. AGUS TRI HASCARYO, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1999 [Sejarah pembentukan stratigrafi dan kronologi penghunian prasejarah situs Gua Macan].
  25. JAJANG AGUS SONJAYA, Arkeologi FIB UGM, Lulus 1999 [Sebaran situs-situs megalitik di Kabupaten Kuningan: Kajian mengenai lingkungan dan konsep-konsep religi yang mempengaruhinya].
  26. DANARTI TRI WARDANI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2001 [Pola cakupan eksploitasi sumber bahan alat batu situs Gua Braholo pada kala awal Holosen: Tinjauan geoarkeologi].
  27. HENNY KUSUMAWATI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2004 [Aspek penempatan dan keruntuhan Candi Gunungsari berdasarkan kajian lingkungan fisik].
  28. IMAM FAUZI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2002 [Kronologi penghunian zona cekungan Wonosari, Gunungkidul: Kajian berdasarkan sebaran artefak dan lingkungan].
  29. DAVID ONTOSARI MEDI SETYAWAN, Teknik Geologi FT UGM, Lulus 2007 [Rekonstruksi iklim purba Song Terus Timur Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro. Kabupaten Wonogiri, Propinsi Jawa Tengah].
  30. V. OMILDA NOVI HARYANTI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2007 [Eksploitasi dan sebaran sumberbahan artefak batu Song Terus, Wonogiri: Tinjauan geoarkeologi].
  31. GREGORIUS DWI KUSWANTA, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2007 [Eksploitasi sumberdaya akuatik oleh komunitas penghuni Song Jrebeng, Gunungkidul: Kajian lingkungan dan ekofak organik].
  32. TAUFIQURRAHMAN SETIAWAN, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2007 [Tipe-tipe dan bentuk-bentuk interaksi hunian gua-gua arkeologis di Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul].
  33. YOHANNES KURNIAWAN, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2009 [Perkembangan pola pemukiman kota Semarang tahun 1695-1800: Kajian arkeologi spasial dengan analisis sistem informasi geografis (SIG) dan kajian arsir sejarah].
  34. IRSYAD MARTIAS, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2009 [Model transformasi sampah cangkang kerang di permukiman kawasan pesisir Watukarung, Pacitan: Studi etnoarkeologi].
  35. FITRIAWATI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2009 [Fosil fauna vertebrata Situs Semedo: Identifikasi taksonomis dan latar belakang lingkungan].
  36. KRISTANTI WISNU AJI WARDANI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2010 [Kajian struktur keruangan dan lingkungan Situs Muarajambi].
  37. ARI MUKTI WARDOYO ADI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2012 [Distribusi situs klasik di wilayah barat Gunung Merbabu: Kajian analisis lokasional].
  38. —-
  39. ANINDYA PUSPITA PUTRI, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2012 [Tipologi dan distribusi sumur kuna di Dataran Aluvial Prambanan: Analisis spasial melalui sistem informasi geografis (SIG)].
  40. UJON SUJANA, Arkeologi FIB UGM, Lulus 2012 [Perkembangan Kota Serang tahun 1809-1942: Kajian arkeologi spasial berdasarkan peta kuna].
  41. AHMAD SURYA RAMADHAN, Arkeologi UGM, Lulus 2012 [Sisa-sisa fauna pada sungai bawahtanah Gua Seropan Gunungkidul: Kajian transformasi data arkeologi dan rekonstruksi lingkungan daerah resapan hujan].