MENGANGKAT ISU-ISU YANG MASIH AKTUAL TERKAIT DENGAN DOMAIN BLOG INI ~ UNTUK MEMBANTU MAHASISWA MENEMUKAN TOPIK PENELITIAN/SKRIPSI
1. Lagi-lagi masyarakat Pati (Jawa Tengah) bergejolak. Lagi-lagi tentang rencana pengalihan fungsi kawasan karst Sukolilo dari kondisinya sekarang menjadi kawasan industri (semen). Nasib karst Sokulilo pun dapat dibayangkan. RUSAK. Situs-situs gua pun akan musnah. Kalau ada yang segera meneliti ~ potensi ilmiahnya atau pengelolaan sumberdaya arkeologisnya ~ pasti kehancurannya tidak begitu sia-sia. Paling tidak ada kenangan yang dapat dibaca anak cucu kelak, bahwa pernah ada kawasan karst Sukolilo di bagian utara Jawa Tengah.
2. Proses transformasi data Candi Pustakasala (nama baru Candi Kimpulan/Candi UII). Deposisi candi jelas berkaitan dengan aktivitas volkanik Gunungapi Merapi. Kajian atas stratigrafi, pola kerusakan candi, dan unsur-unsur medan (fisik lingkungan), yang dipadukan dengan catatan-catatan atau teori-teori tentang sejarah letusan Merapi, akan menghasilkan tulisan menarik. SILAHKAN MENCOBA….!!!! [jse yuwono].
3. Kajian geoarkeologi Candi Liyangan, Temanggung. Lokasinya di hulu Sungai Progo, di dalam sedimen epiklastik Gunung Sindoro/Sundoro. Banyak topik penelitian yang dapat diangkat, mengingat di lokasi tersebut ditemukan pula sisa-sisa kayu dan ijuk bekas bangunan rumah. AYO BERLOMBA DENGAN PENAMBANG PASIR [jse yuwono].
4. Tentang teori Maha Pralaya yang memaksa pindahnya kerajaan Mataram Hindu dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Sudahkah dibuktikan? Apakah karakter stratigrafi di candi-candi yang pernah digali (misalnya Candi Sambisari dan Candi Kedulan di sekitar Prambanan) mengisyaratkan tragedi itu? Saya kok kurang yakin. Layernya tanahnya tipis-tipis, ciri khas sedimen fluvial secara gradual. Teman saya Dr. Daud A. Tanudirjo pernah “berteori”: “Mereka pindah ke Jawa Timur karena mendekati muara-muara sungai besar yang memadai untuk berlabuh kapal-kapal dagang (asing). Berarti ini isu GLOBALISASI”. Sepertinya masuk akal. Tapi belum pernah ada yang membuktikan. MENARIK SEKALI…. !!! [jse yuwono].
5. Perkotaan-perkotaan kuna seperti Trowulan dan Plered rontok. Nyaris tanpa sisa. Melihat kasus ini saya pernah berasumsi bahwa gempa bumi hebat pernah melanda kedua kasus kota itu. Memang di Trowulan datanya lebih mudah dilacak, misalnya dengan mempelajari pola dan karakter sebaran puing-puing bangunan yang berjubel di bawah tanah, hanya pada kedalaman 50 cm. Sementara di Plered datanya lebih minim. TAPI ASUMSI INI LAYAK DIBUKTIKAN… OLEH TEMAN-TEMAN ARKEOLOGI ATAU YANG LEBIH SPESIFIK MEMPELAJARI BIDANG INI….!!! [jse yuwono].
6. Potensi karst Wonogiri belum banyak disentuh. Baru dua situs gua yang pernah diekskavasi, yaitu Gua Agung di wilayah Pracimantoro (UGM, 2002) dan Song Terus di perbatasan Desa Joho – Sumberagung, Pracimantoro (Tim Hibah Pascasarjana Fak. Geografi UGM, 2006). Padahal situs gua di wilayah ini banyak, dan sangat strategis untuk mengungkap PERIODE PERTENGAHAN penghunian gua-gua di Gunung Sewu, antara masa okupasi Pacitan dan Gunungkidul. Pasti sangat menarik jika bisa membandingkan himpunan temuan antara gua-gua di wilayah pesisir, jalur lembah (Bengawan Solo Purba), dan pedalaman (karst tinggian sekitar Ledok Baturetno). Wahai para calon prehistorisi dan penggemar ARKEOLOGI KARSTIK… INI TANTANGAN…..!!! [jse yuwono].
7. Baca skripsi IRSYAD MARTIAS, 2009 [Model transformasi sampah cangkang kerang di permukiman kawasan pesisir Watukarung, Pacitan: Studi etnoarkeologi]?? Topik ini masih menarik untuk dikembangkan, terutama untuk menjawab keberadaan “layer gerabah” di beberapa pantai sekitarnya, misalnya Pantai Nampu di Wonogiri. Bukti-bukti permukiman itu belum ada yang menggarap. Idenya kira-kira seperti penelitiannya Dr. Goenadi NH di Gunungwingko. Proses transformasi datanya perlu dipecahkan dulu mengingat besarnya kemungkinan adanya percampuran antara Natural Transform dan Cultural Transform, baru masuk ke kedalaman substansinya. Mozaik dari kajian-kajian situs pesisir seperti ini akan dapat merangkai kejadian silam tentang dinamika kehidupan pesisir, khususnya di selatan Jawa. BANYAK SIH ASPEK KEHIDUPAN PESISIR YANG DAPAT DIBANGUN DARI SANA…….. MINAT?? [jse yuwono].
